Dhany POV Aku berjalan lemas seperti tak bernyawa, nyawaku sudah terbang bersama menghilangnya Zoeya. Aku menjadi pria tanpa otot, mengangkat buku-buku kuliahku ini saja rasanya seperti mengangkat arca buto ijo. Huhhhhh inikah patah hati? Sakitnya kemana-mana, tak hanya perasaan dan pikiran yang sakit, kepalaku terasa mual, perut terasa pusing, mata terasa berdengung, hidung terasa buram, telinga terasa tersumbat. Hidupku setengah kacau setengah gila memikirkan Zoeya. Kususuri jalan setapak yang biasa dilalui Zoeya, aku bahkan duduk di bangku biasanya Zoeya menyendiri. Dengan malas kurebahkan tubuh di bangku itu, mungkin memejamkan mata sejenak bisa menghilangkan sebagian kepalaku. Uuups maksudku sebagian stres dalam kepalaku! Sesaat setelah aku terlelap dalam tidurku, terasa sebuah ja

