"Bisa bicara sebentar sebelum kamu pulang?" tanya Nyonya Dian kepada Bunga. Bunga mengangguk dengan senyum tipisnya. "Tentu, Nyonya!" Bunga mengikuti langkah wanita yang masih cantik di usianya yang tak lagi muda. Ibu dari tiga anak yang sudah remaja tak mengurangi kecantikan seorang Nyonya Dian. Pesonannya seperti anak sulungnya yang selalu digandrungi para wanita. "Silakan duduk, Nona!" "Terima kasih, Nyonya!" Ibu kandung Raja itu mempunyai kesempatan untuk menatap lebih dekat, bahkan lebih lama kepada wanita yang diincar oleh putranya. 'Sangat mengagumkan! Pantas saja jika Raja terpesona padanya!' Nyonya Dian bergumam dalam hati. "Aku hanya akan mengucapkan terima kasih, karena kamu sudah membuat daganganku laris manis!" "Jangan begitu, Nyonya! Saya hanya menjalankan tugas saya

