Happy Reading . . . Radit terpaku, ini pertama kalinya ia melihat Natasha tertawa lebar seperti ini. Gadis kecilnya terlihat amat bahagia ketika menaiki mobil listrik bersama seorang wanita yang seharusnya menjadi tempat istrinya. Andai memang benar istrinya, maka... “Pi!” suara Natasha mengaburkan pikirannya, bahkan menyadarkan Radit kalau yang sedang dipandanginya bukan lagi Natasha. “Laper!” rengek gadis kecil yang kini telah menghampirinya. Radit menjatuhkan lututnya sampai menyentuh lantai untuk menyetarakan tingginya dengan Natasha. “Mau makan apa?” Natasha menyimpan telunjuknya di kepala, seolah berpikir keras untuk mendapat jawabannya. Sungguh, Nastasha memikirkan banyak makanan di kepalanya, itu membuatnya kesulitan untuk memilih. “Ice cream?” Kesya bersuara, sontak membuat N

