Happy Reading . . Rangga memuntahkan semua isi perutnya di washtafel, tidak ada yang tersisa, perutnya diperas habis, sangat pahit. Peluh Rangga bercucuran di sekitaran dahi nya, tubuhnya lemas tak bertenaga. Kesya membopong tubuh Rangga untuk berbaring lagi lalu memberinya teh hangat yang ia buat selama Rangga di toilet tadi. Kesya tak lagi bernapsu makan, padahal masih ada beberapa bungkus burger dan chicken. kali ini perasaannya tersentuh, ia tak bisa makan enak sedangkan suaminya muntah-muntah begitu. "Makan lagi ya.." pinta Kesya mengambil mangkok bubur yang baru diantarkan suster. Rangga mengatup bibirnya lalu menggelengkan kepalanya pertanda tak mau. Kesya melenguh "Rasanya tidak enak" keluh Rangga "Sakit itu gak ada yang enak. Terus mau apa?pesan makanan luar? Mau makan a

