Betapa terkejutnya Alexa hingga mulutnya menganga lebar melihat apa yang dilakukan Arthur. "Ya-yang Mulia—" Mata Alexa berkaca-kaca melihat wajah pria itu memerah akibat tamparan keras yang dilayangkannya sendiri. Tidak langsung menjawab, Arthur masih berusaha mengatur napasnya yang tersenggal-senggal. Pria itu menatap tajam Alexa yang menatapnya penuh keterkejutan. Namun, sesak di d**a Arthur butuh pelampiasan. Pria itu membalikkan badan dan segera keluar dari kamar meninggalkan bunyi pintu dibanting nyaring. Alexa sempat berjingkit kaget, tetapi tubuhnya terlalu kaku untuk menyusul Arthur. Masih dengan rasa syoknya, Alexa berjalan menuju kamar mandi. Wanita itu berendam dengan pikiran kalut. Arthur menampar wajahnya sendiri. Namun, Alexa yakin betul pria itu berusaha setengah mati m

