Semua berjalan sangat baik, hingga pagelaran tari pedang dimulai. Amora yang merasa penampilan ini sebagian dari harga diri kerajaannya tetap menjadi penari latar. Pelayan telah menyiapkan properti yang dibutuhkan, yaitu sebilah pedang berpita merah panjang menjuntai. Alexa dan Calista menari dengan begitu indah. Kilat mata pedang bagai cahaya kilat, menunjukkan ketegasan, perkasa dan kuat. Sedangkan untaian pita merah panjang yang melambai tampak begitu anggun dan kaya akan citra kecantikan. Di tengah pertunjukan, tiba-tiba Alexa merasa kepalanya sedikit pusing. Awalnya, wanita itu tidak mempedulikannya, beranggapan bahwa rasa pusing itu adalah hal wajar. Namun, ketika Alexa menunjukkan penampilan berputar, pandangannya pun ikut bergoyang. Masalah mulai timbul, pandangan Alexa tidak seje

