Sueny berhenti beberapa saat di depan pintu utama salah satu kantor. Menatap beberapa detik sebelum akhirnya mengembuskan napasnya mantap untuk terus melangkah maju. Setelah berhasil berperang dengan dirinya sendiri, Sueny akhirnya memutuskan untuk memasuki gedung kantor Kevin. Meskipun kemarin-kemarin Sueny amat takut melakukan hal ini, tapi akhirnya Sueny tahu kalau semakin lama ia bersembunyi dalam ketakutan, ketakutan itu juga akan segera melahapnya. Tentu, Sueny tidak akan pernah membiarkan rasa takut mengalahkannya. Dan disinilah Sueny kini berdiri, lobi yang selalu tampak ramai oleh lalu-lalang para karyawan kantor. Namun kali ini, sejenak para karyawan menghentikan langkahnya, sekadar untuk menatap dan berbisik heran dengan kehadiran tiba-tiba Sueny. Memejamkan matanya sesaat,

