Pintu apartemen Kevin terbuka otomatis setelah ia selesai menekan kata sandi apartemennya. Meletakkan barang bawaannya asal kemudian segera berbaring. Adara sempat meneleponnya beberapa kali, namun Kevin mengabaikannya. Tidak ingin ambil pusing akan Adara yang terus memaksanya untuk datang di pestanya. Kevin sendiri tidak menyangka kalau jadwalnya di Batam lebih lama daripada seharusnya. Sebenarnya jam masih menunjukkan pukul dua belas siang, namun ia memutuskan untuk istirahat dibanding kembali ke kantor. Saat di pikirannya hanya terlintas dua hal, memesan makanan dan menelepon Sueny tentunya. Dan pada akhirnya rasa laparnya mengalahkan hasrat untuk menelepon Sueny. Tidak butuh waktu lama bagi Kevin untuk memesan makanan cepat saji kesukaannya yang akan segera datang dalam dua puluh m

