Beberapa siren mengayunkan ekornya kuat-kuat agar bisa sampai ke sarang mereka secepatnya. Jelas sekali terlihat kalau mereka tergesa-gesa dan panik. Sambil mengelap sisa darah merah dari ujung bibir, mereka mencari raja. Namun begitu takhta itu terlihat, mereka tidak menemukan sosok raja mereka. Menatap kecewa, yang mereka temukan justru Siren merah yang selalu mendampingi rajanya dan juga Baji. Moray sedang santai duduk di takhta Genevieve seraya meneguk elixir dari botol kaca yang ia dapat dari penyihir. Di sebelahnya, Baji menatap siren merah itu sinis. "Mengapa kau duduk di situ? Itu bukan tempatmu! Jangan karena Genevieve lebih memilihmu menjadi penasehatnya, kau merasa setara dengan Raja!" tukasnya sewot. Moray hanya tersenyum maklum. "Tenanglah. Dia yang mengizinkanku. Dia me

