BAB 28

2285 Words

“Kamu… tahu siapa aku kan?” Aku mau memastikan apakah dia salah orang atau tidak. Aku takut, orang yang sebenarnya ada di dalam pikirannya bukanlah diriku. Aku juga tidak ingin tiba-tiba langsung marah, atau menganggap dia sudah gila. Setelah mendengar permintaan aneh dari orang ini. “Kenapa kamu malah tanya begitu?” Rendi malah ikut bingung dengan pertanyaanku. “Kamu… enggak salah orang kan?” Aku tanya lagi. “Maksudnya?” “Kamu… mengatakan itu benaran untuk diriku?” Aku masih berusaha bertanya, meski memang masih tetap terdengar ambigu. “Mmmm… mengatakan apa?” Dia malah sudah melupakan apa yang baru saja dia katakana. “Yang tadi,” jawabku kesal. “Mmmm… yang mana?” Dia masih juga tidak bisa mengingatnya. “Huuuffff… oke oke. Aku ulang.” Aku berusaha untuk tetap tenang menghadapi lak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD