Bab 50

1098 Words

Maira menarik tangan Titin untuk mendekat ke arah wanita dengan hijab segi empat panjang berwarna merah muda. Tidak ingin main hakim sendiri, dan ingin memastikan lebih jauh, sebenarnya gelang Maira atau bukan? Maira mendekat kemudian menyapa wanita itu dengan ramah. Titin sudah lebih dulu menatap penuh kecurigaan kepadanya. "Assalamualaikum ukhti," sapa Maira ramah. Maira mengira wanita itu akan balas tersenyum ke arahnya, namun ternyata Maira salah besar. Karena sekarang wanita itu menatap dengan ekspresi datar. "Waalaikumussalam, ada apa?" "Saya baru melihat ukhti, anak baru ya?" Sambut Titin. "Iya, saya baru di sini," balas wanita itu. "Oalah pantes." Maira menyuruh Titin untuk mundur sedikit, karena ini urusannya dengan wanita yang katanya baru masuk di pesantren Al-Kahfi ini.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD