^^ Perubahannya membuatku bingung. Apa ada yang salah denganku? Tapi, kapan aku berbuat salah? Bukan ini yang aku harapkan dalam pernikahan. Dia berubah. *** "Bagaimana? Apa sudah ada pendonor jantung buat pasien?" tanya seorang Dokter. Ya, keesokan harinya. Masih tetap sama, mereka masih dalam kondisi dan suasana yang kacau, terutama Abraham. Seyra, Intan, dan kedua orangtua Abraham dan Seyra sudah pulang ke rumah untuk beristirahat dan mengganti pakaiannya. Sedangkan Samuel dan Rudy masih menemani Abraham yang kondisinya tidak bisa dibilang baik-baik saja. "Ada," ujar Abraham dingin, membuat Samuel dan Rudy menengok ke arahnya. 'Entah, aku atau kamu yang harus pergi, Al. Jika memang takdir memisahkan kita, aku bisa apa? Mungkin, kamu hadir hanya sebagai perantara bu

