Masih dengan Dika yang setia menemani Almiera. Setelah tadi keluarganya pulang, Dika terus menemani istrinya yang masih terbaring di atas kasur rumah sakit. Bahkan, Dika tertidur dengan posisi terduduk di kursi dan kepalanya yang dibaringkan di bibir kasur dengan tangan sebagai bantalnya. Hingga ia terbangun pada pukul 02.30 pagi. Dengan jalan gontai, Dika memasuki kamar mandi untuk mengambil wudhu yang setelahnya Dika menggelar sajadah untuk melaksanakan shalat malam. Disetiap sujudnya, Dika selalu mendoakan kesembuhan untuk istrinya, yaitu Almiera. Dika teringat satu hadits yang mengatakan: عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ ( روا

