Naya kembali ke teras rumah. Terlihat Ferdi masih menantinya seorang diri, sementara Mirna dan Bahri sudah pulang sejak sore dengan diantar Sherly beserta supir pribadinya. Ferdi tersenyum, membiarkan Naya duduk di kursi di sebelahnya yang hanya dihalangi dengan sebuah meja kaca berbentuk bundar. Naya menatap lurus ke depan rumah. Walau tidak ramai, namun ada beberapa kendaraan melintas di depan rumahnya. Suasana perumahan yang cukup tenang, membuat Naya merasa nyaman di tempat tinggalnya yang baru. "Aisha sudah tidur?" tanya Ferdi memulai obrolan. "Udah, maaf ya lama, tadi Isha minta didongengi dulu." "Gak apa-apa, emang udah seperti itu kan?" Naya kembali tersenyum lucu diikuti Ferdi. Keduanya kembali terdiam, mencoba mencari topik yang bisa dijadikan bahan pembicaraan. Ferdi meliri

