Lucia mendapatkan waktu tidur yang cukup mengingat pagi ini mereka harus kembali ke ibu kota sangat awal menggunakan pesawat pribadi Lukman. Well, ini berkat Ian yang tidak mengganggunya di malam sebelumnya. Sebelum matahari bisa menampakkan dirinya, semua orang sudah berada di dalam pesawat. Banyak hal berkesan yang tidak akan pernah Lucia lupakan selama di Bali. Pernikahannya berjalan mulus walau ada masalah kecil yang teratasi sangat cepat. Dia dan papanya memiliki lebih banyak waktu bersama. Dia semakin mengenal Maya dan Nadin lebih dekat yang ternyata mertuanya itu sangatlah baik padanya. Dia pun bertemu para prajurit yang luar biasa. Kemudian dua hal yang tidak akan pernah bisa ia lupakan adalah Zion yang dipukul Ian. Dan akhirnya setelah sekian lamanya terlalu banyak mengurung dir

