CHAPTER 38

1844 Words

Di saat Aaron tengah fokus dengan setumpuk pekerjaannya, pintu ruangan tiba-tiba terbuka menampilkan sosok Pierce di balik pintu. Pierce terlihat berjalan mendekatinya dengan wajah tak bersemangat dan hal itu cukup membuat Aaron keheranan. “Ada apa?” tanya Aaron heran. “Tidak apa-apa, hanya ingin mampir ke ruanganmu saja,” ucap Pierce sembari mengambil duduk di salah satu sofa di ruangan itu. Aaron menatap pria itu bingung, namun karena ada hal perlu cepat-cepat ia selesaikan, maka ia mencoba mengabaikan keberadaan Pierce dan berusaha untuk tetap fokus dengan tumpukan pekerjaannya. “Kau tidak akan pergi ke pesta itu?” tanya Pierce tiba-tiba. “Tentu saja aku akan pergi, aku harus menghadirinya agar hubungan perusahaan ini dengan perusahaan Mr. Walker tetap berjalan baik.” Pierce terli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD