CHAPTER 16

1817 Words

Hari pertama Lily bekerja, cafe begitu sibuk. Apalagi menjelang jam makan siang, pengunjung seperti tak ada habis-habisnya. Ada tiga pelayan di cafe ini, tapi rasanya masih begitu kewalahan. “Kau baik-baik saja? Wajahmu terlihat pucat,” ujar salah satu rekan kerja Lily. Lily memang merasa badannya sudah mulai tidak beres. Rasanya sangat lemas dan nafasnya juga sudah mulai tidak beraturan. Sepertinya efek kelelahan karena jumlah pengunjung yang membludak. “Aku baik-baik saja,” ucap Lily menenangkan rekan kerjanya. Dia tidak mau membuat teman-temannya khawatir dan membuat pekerjaan disini menjadi terbengkalai. “Kau yakin?” tanya rekan kerjanya sekali lagi. “Ya. Kau tidak perlu khawatir,” tutur Lily sembari tersenyum lemah. Pengunjung terus berdatangan. Semua orang terlihat sibuk dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD