CHAPTER 59

2026 Words

“Maaf, ada panggilan mengenai pekerjaan,” ujar Aaron yang sudah kembali duduk di tempatnya. Aaron menghabiskan banyak waktu menjawab panggilan tersebut. Tadinya Lily kesal, karena pria itu terkesan seperti meninggalkannya. Tapi begitu tau jika itu mengenai pekerjaan, Lily jadi merasa bersalah. Ternyata rasa kesalnya ini tidaklah beralasan. “Tidak apa-apa. Kau bisa melanjutkan panggilanmu jika memang belum selesai,” balas Lily pengertian. Dan ini juga sebagai bentuk penyesalannya karena sudah kesal tanpa alasan. “Tidak, sekarang semuanya sudah terkendali,” balas Aaron santai. Namun Lily masih bisa melihat ekspresi lelah di wajahnya. Lily tau Aaron pria yang sibuk dan Lily juga sudah bisa menduga jika meninggalkan perusahaannya selama beberapa hari ini bukanlah keputusan yang bagus. “Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD