Part 28

701 Words

Jam menunjukan jam delapan malam, Clara yang sedang duduk memeluk lutut mendongakkan kepalanya dan menatap jam dinding di ruang tengahnya. Gadis itu tetap diam didalam apartemen. Ia tidak pergi mengabulkan permintaan Andre yang terakhir kalinya. Karena ia takut, jika ia melihat Andre sekali lagi setelah mengetahui perasaan pria itu. Ia akan menyangkal semua perkataan yang ia lontarkan pada pria itu. Perasaan hampa kembali melandanya. Clara kembali menenggelamkan kepalanya pada lututnya. Ia telah pergi. Pria yang ia cintai telah pergi dan tak akan kembali lagi. Batinnya terus mengulang-ulang perkataan yang sama. Sebuah ketukan pintu membuat Clara terkejut. Ia mengangkat kepalanya dan menatap lurus kedepan. Siapa itu? Tapi ketukan yang pelan itu seperti nada ketukan ketika Andre mengetuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD