Sebuah tangan yang memiliki perawatan kuku yang mahal meraih ponselnya yang berbunyi tergeletak di atas meja. "Sonya here," jawabnya. "..." "Bagus, aku tau kalau kamu memang dapat diandalkan." Sonya mengakhiri teleponnya. Matanya menatap lurus dan sebuah senyum sinis keluar dari bibirnya yang merah. ***** Hening memenuhi suasana di dalam mobil itu. Tak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan suaranya. Namun, pandangan mata mereka menyiratkan arti lain. "Dre, canda kamu gak lucu tau gk!" Clara membuka suaranya. "Im not kidding, Ra. Im totally serious right now! Memangnya aku terlihat sedang bercanda?" Gadis itu terdiam. Clara tidak tahu jika Andre membutuhkan keberanian besar untuk menyatakan perasaannya. Dan ia yakin akan perasaannya bahwa ia mencintai gadis dihadapannya ini.

