Pikiran Sonya melayang pada kejadian lima tahun yang lalu. Saat itu ia masih mengingatnya dengan jelas. Jika kepergian Clara diluar pikirannya. Sebenarnya yang ia inginkan saat itu adalah Clara sedikit menjaga jarak dengan Andre. Bukan meninggalkannya tanpa pamit pada pria itu. Sonya berdecak kesal. Gara-gara ulah wanita itu. Hubungannya dengan Andre kandas di tengah jalan. Dasar wanita berbisa! Ia selalu saja selangkah lebih cepat dariku dan ia selalu tahu bagaimana membuat Andre bertekuk lutut. Sonya menegak birnya. Club semakin ramai pada pada tengah malam. Padahal begitu banyak pria tampan yang menggodanya malam ini. Tapi entah kenapa yang ia inginkan hanya Andre, Andre, dan Andre. Sonya meraih ponselnya yang tergeletak di atas meja bar. Mencari nama yang ia rindukan. Lalu menempel

