Suami Mendadak Jadi Romantis

1089 Words

Setelah Eyang megingatkanku untuk berheti-hati, aku merasa khawatir. Tidak lama kemudian Farel menelepon ke ponsel Eyang. “Ini, Suamu menelepon,” ujar Eyang menyodorkan ponselnya padaku. “Kamu tidak apa-apa, Rin?” tanya Farel di ujung telepon Setelah dia tiba di hotel langsung mengabariku. “Kenapa Sayang. Apa ada masalah?” tanya Farel lagi. “Aku khawatir, tadi Eyang memintaku untuk tetap di kamarnya,” ucapku dengan suara bergetar, jujur aku sangat takut saat mengetahui kegilaan yang di lakukan Marisa. Mendengar dia nekat membunuh orang yang mendekati suaminya, sebagai manusia biasa aku sangat takut. Mungkin kalau aku tidak dalam keadaan hamil, ancaman seperti itu sudah biasa untukku. Namun, dalam keadaan hamil besar seperti ini, semakin mudah aku merasa cemas dan merasa takut. Maris

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD