Kemarahan Ayana

1180 Words

Happy Reading  ~ Rissa dan Arsen terus menemani malam Ayana yang kelam. Rissa berusaha menghibur hati  ibu muda ini agar kuat dalam menjalani kenyataan pahit yang menimpanya. Begitu juga dengan Arsen yang berusaha melucu untuk membuat adik kecilnya tersenyum. “Bang, lo kapan deh punya pacar?” tanya Ayana dengan menatap Arsen.             Arsen tertawa seketika mendengar pertanyaan Ayana. Ia menggeleng, malu mendengar pertanyaan Ayana. “Apa sih, gue mau fokus ngurus lo. Mau jadi abang yang baik buat lo,” jawab Arsen tegas.             Ayana menghela, “Sampai kapan? Lo tiap tahun makin tua ya,” sahut Ayana dengan ketus. “Dih,sakitnya udah hilang ya jadi ketusnya balik lagi.” Ucap Arsen dengan menoyor kepala Ayana pelan.             Ayana tertawa mendengar ucapan Arsen. Arsen yang mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD