BAB 18 “Pak, bagaimana kondisi Bapak saat ini? Apa sudah jauh lebih baik?” ujar Afifah basa-basi. “Yah, saya rasa besok bisa berangkat kerja,” jawab Elvano. “Hus, ngawur kamu, gak bisa. Papamu juga pasti tidak akan mengijinkannya, kamu ‘kan belum sembuh, kakimu saja masih sakit begitu.” Maria langsung memprotes jawaban dari putranya tadi. “Mah, aku ‘kan seorang pria, aku juga sekarang seorang pemimpin di perusahaan besar keluarga kita. Masa aku manja, sakit segini aja gak masuk kerja berhari-hari. Aku harus memberikan contoh yang baik bagi mereka, aku juga punya tanggung jawab besar pada perusahaan!” ujar Elvano. “Subhanallah, Pak Elvano sekarang sudah jadi lebih dewasa!” puji Afifah. “Mantap, Bro!” ujar Bintang. “Mama gak tahu apa yang terjadi sama kamu sehingga bisa berubah drasti

