049. Bukan (sebuah) Rumah

1546 Words

Caramel menarik masuk koper miliknya. Sang Mama terkejut melihat kepulangan Caramel yang tak didampingi oleh siapa pun. Gawatnya kakak Caramel juga ada di sana dan dia memperhatikan Caramel dengan tatapan yang sangat tajam. "Kamu pulang sama siapa, Mel?" tanya sang Mama. "Eh aku pulang ...." "Gue bilang juga apa, lo ditinggalin cowok gila itu, kan? Caramel, dari sekian juta laki-laki dan dari sekian belasan bahkan puluhan atau mungkin ada ratusan cowok yang suka sama elo, tapi elo tetep milih pengguna n*****a itu? Mel, buka mata lo, jangan mau dibodohi sama diksi-diksi yang dia pakai buat ngerayu elo." Sang Kakak angkat bicara. Sejak awal sepertinya dia memang kesal terhadap Biru. Dia tidak suka Biru dan jelas saja dia tak suka Caramel dengan Biru meski Caramel sendiri tidak tahu alas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD