Di ruang tamu, Biru dan bapak sedang menonton siaran bola. Di depannya, bungkus kacang dan keripik berserakan, sementara di depan Biru botol-botol kecil soda sudah kosong. Anak dan bapak itu tampak fokus memandang layar, melihat tendangan-tendangan dan sesekali Bapak berteriak gemas karena lagi-lagi jagoannya selalu gagal. "Terus ... terus ... terus, ojo ilang fokus kowe. Nah terus tendang ... Haduh!" Bapak ribut dengan jagoannya sendiri sementara Biru lebih fokus memendam gemasnya dalam diam. "Pak, makan dulu toh." Ibu mengingatkan. "Sayur lodehnya udah mateng. Biru, risolesnya udah Riri goreng tuh," ucap Ibu. "Anak sama bapak kalau ada bola lupa daratan," lanjutnya. "Nggih, Bu. Sepuluh menit lagi selesai." Biru mengupas kacang, lalu memakannya. Dapat dipastikan bahwa jagoannya akan

