"Ke toilet belahan dunia mana sih sampe lama begitu?" omelku sesampai di kelas. "Toilet atas. Tadi pas ke toilet situ, eh rusak. Emang lo nggak liat tulisan rusak di balik pintu?" jawabnya santai tanpa perasaan bersalah sudah buat aku menangis. Aku menggeleng. "Mana gue tau toiletnya rusak. Lagian juga siapa sih yang tempel tulisan rusak di balik pintu. Ada juga tempel depan pintu," cerocosku tidak terima. Bukannya mendapatkan jawaban Jason hanya mengangkat kedua bahunya yang lebar. Bahu yang membuatku terasa nyaman berada di dalam pelukannya. Wait! Apa yang sedang aku pikirkan!? "Yuk balik!" ajaknya. Sesampai di rumah, aku menemukan Keanu sedang duduk di depan televisi dengan seember popcorn di dalam pelukannya. "Tumben pulang telat. Pacaran dulu ya?" "Ngomong nggak pake otak

