Bagian 42

1115 Words

Mobil Revano tiba di halaman rumah seseorang yang harus dia temui. Emosi begitu menguasainya hingga dengan tak sabaran ia menggedor pintu dengan sangat keras dan saat pintu dibuka oleh sasarannya ia segera melayangkan pukulan bertubi-tubi. Bugh! Bugh! Bugh! Rion yang mendapat serangan secara tiba-tiba pun tidak bisa melawan karena tak ada persiapan. "b*****t! Berani-beraninya lo mengkhianati gue!" "Gue pikir lo satu-satunya yang paling setia saat Asep sama Ferry keluar dari geng kita. Nyatanya lo jauh lebih parah dari mereka!" Uhukk Uhukk Rion terbatuk-batuk. "Mak..sud lo ap..pa?" "Gak usah pura-pura, gue udah tahu kalau elo ada main sama istri gue," ujar Revano berapi-api dan di tempatnya Rion menegang. "Gak bisa jawab kan, lo?" Tepat ketika Revano akan melayangkan kembali puk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD