DUA SEMBILAN

1285 Words

Fachri menghabiskan malam bersama vio dan sebelum semua terbangun fachri pergi supaya tidak ke tauan orang tua vio. "Dari mana aja lo bro semalam?"tanya damar yang menginap di rumah fachri. "Nyari ketenangan lah."balas fachri duduk di sofa sambil menyalakan ponselnya. Baru saja di nyalain puluhan pesan dan panggilan dari mommy mery masuk. Fachri melempar ponselnya ke damar. "Apaan?"damar menangkap ponsel fachri dan membacanya. "Kok bisa ya...mommy gw gitu?"ucap fachri. "Ngeri gw."damar mengembalikan ponsel fachri. "Apa lagi gw.."sahut fachri. "Kan emang selera lo lebih tua."damar terkekeh. "Tapi gak mommy gw juga kali..gw masih waras."balas fachri. "Emang mommy lo gak mikir yah..anak sendiri di embat."damar bergidik ngeri. "Mungkin dia lelah."jawab fachri acuh. "Tadi kak shint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD