chapter 26

1078 Words

Pada akhirnya, semua murid kelas Irreguler digiring didalam ruangan yang kosong nan luas, tidak terdapat satu bendapun didalamnya hingga bisa disebut sebagai ruang hampa. Semua murid sudah berbaris dengan rapi, termasuk Harold dan lainnya. Marvis berdiri didepan para murid, dengan wajah malas. Setidaknya tunjukkan sikap profesional sebagaimana guru saat berkerja. Ngomong-ngomong, ruangan dimana Harold berada ini adalah Aula. Berbeda dengan Aula pertama yang memiliki banyak kursi dan panggung yang mewah, di Aula kedua ini tidak memiliki apapun. Kosong melompong, karena aula ini memang dikhususkan untuk latihan para murid. Lalu, untuk pertanyaan kenapa hari pertama masuk Harold berubah menjadi latih tanding? Itu sangat sederhana, karena Harold telah membolos selama dua hari. Sehingga semu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD