Bab 27

1206 Words

Seperti dugaan gina. Hari ini rey mendatangi kantornya bagaikan topan badai lagi, dengan kasar membuka pintu kantornya kemudian membanting pintu itu kuat serasa pintu itu hendak lepas dari engselnya. Wajah nya tampak ditekuk dengan tatapan frustasi. Penampilannya tampak acak-acakan. Tak seperti rey biasanya yang selalu tampil perlente dan rapi. Pria itu menatap gina seolah dirinya hendak membunuh gina. Tapi tak mungkin dilakukannya karena bagaimanapun dia sudah menganggap gina sebagai kakaknya. " Sepertinya kamu tampak bahagia sekali gina" tatap rey marah. " Kamu senang ya diatas penderitaanku" Matanya semakin mendelik melihat gina yang hanya tertawa keras. " Hahahahaa......" " Terus saja tertawa sepuasmu" Dengus rey semakin kesal melihat gina yang tampak tak bisa menghentikan ket

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD