Persiapan

1125 Words

Pagi-pagi Poine sudah ribut, dia sudah menyiapkan makanan dan meninggalkan gua, “Aku akan pergi ke desa!” Teriakannya menggema dan membuat Maki terbangun. Ola menutup kupingnya karena suara Poine berisik. Maki tertawa. “Dia sungguh berusaha.” Ola mengangguk setuju. “Apakah kamu perlu bantuan untuk mandi?” goda Maki membuat Ola melotot. “Badanku sudah jauh lebih baik.” Ola gusar dan meninggalkan Maki. Poine melangkahkan kakinya dengan ringan menyusuri jalan setapak menuju desa terdekat. Semua yang melihatnya heran kenapa dia berjalan kaki. Namun, melihat wajahnya yang berseri membuat semuanya tak bertanya agar tak merusak suasana hatinya. “Kamu mau ke mana?” Diane dalam bentuk kupu-kupu terbang di sampingnya. “Apakah kamu tahu, Ola sudah setuju untuk mengadakan pernikahan. Aku akan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD