Sendiri

1170 Words

Maki mengikuti jalan setapak samar itu. Beberapa ranting pohon yang terkenan kutukan Greta patah dan menyisakan pemandangan yang buruk. Maki mengeluarkan botol minumnya, tenaganya sudah habis tadi berlari, menghalau serangan Greta dan sekarang masih harus menyusuri jalan samar itu. “Ya, hidup memang tak pernah mudah,” gerutunya saat pepohonan itu membisikinya untuk terus bertahan. “Iya aku tahu. Menjadi demigod bukan sebuah keberuntungan,” lanjutnya lagi. Setelah memakan sedikit roti yang tersisa, dia berada di tepi sungai yang jernih. Hari sudah malam. Dia membuka ranselnya dan mencari apakah Poine menyertakan senter untuknya. Beruntung ada benda yang dicarinya. Dia tak mungkin untuk melanjutkan perjalanan malam ini. Maka dia memutuskan untuk beristirahat di sana. Menikmati gemerisik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD