“Jangan bermesraan di depanku!” teriak Macarie saat mendapati sepasang kekasih itu saling menatap dengan penuh cinta. Ola mendengus kesal. “Kenapa kamu membawaku ke sini?” Ola duduk dan menunggu jawaban Macarie. “Ke mana lagi aku harus membawamu? Ke tempat Poine? Jauh,” sergahnya. “Aku belum bisa mencari tahu siapa yang melakukan perjanjian dengan wanita itu. Tapi sihir yang dilakukan padamu adalah sihir yang kuat,” lanjutnya. “Maksudmu makanan yang beracun itu juga sihir?” tanya Ola memastikan. “Ya. Sebagai manusia yang memiliki beberapa kelebihan, tubuhmu seharusnya kebal terhadap racun.” Macarie menatap Ola dari atas sampai bawah. “Aku tidak mungkin di sini, kan?” tanya Ola. “Untuk sementara, ya, aku rasa kalian akan lebih aman di sini. Untuk masalah Ayah, aku akan mengatakan apa

