Zakia melihat Aaron menunggu taxi di pinggir jalan. "Ron!" Aaron menoleh dengan tatapan seolah bertanya, 'Apa?' "Kemana lo?" "Baliklah, ngapain lagi." "Kumpul dulu makan malem," ujarnya. "Gue udah ada makan malem di apartemen," ujarnya menghentikan taxi. "Ya nanti gue bilangnya gimana sama Pak Direktur?" "Ya itu urusan elo lah," ujar Aaron sambil membuka pintu taxi dan masuk ke dalamnya, mengabaikan ocehan Zakia. "Sialan tuh anak!" umpat Zakia. Cewek berusia 29 tahun itu memang sudah bekerja dengan Aaron hampir sembilan tahun lamanya. Namun, ia tak pernah menemukan Aaron tiba-tiba menjadi susah diatur dan bersikap semaunya sendiri. Zakia tau ia sendiri belum siap menghadapi perubahan sikap Aaron yang satu itu, karena biasanya Aaron adalah sosok profesional yang selalu memudah

