Di club tempat keempat sahabat itu nongkrong, Aaron langsung duduk di antara ketiganya. "Muka lu galau banget, kenapa?" tanya Revan menyodorkan segelas minuman padanya. "Gak tau," jawab Aaron. Ketiga sahabatnya kesal mendengar jawaban itu. "Kesel banget gue denger lo jawab gak tau terus dari kemarin, lo kenapa sih?" tanya Brandon angkat bicara. "Gue bilang gak tau, ya gak tau, kenapa sih?" jawab Aaron jadi sewot sendiri. "Aduh gue mulai yakin kalo lo jatuh cinta deh Ron," ujar Pandu menganalisis. "Gue curiganya gitu, mood lo yang biasanya stabil jadi gak stabil gini," lanjutnya teoritis. "Kali ini gue setuju ama lo Pan, sikap lo udah kayak cowok dicuekin sama ceweknya," timpal Revan. Aaron menatap ketiga temannya sebelum merebahkan punggungnya di senderan sofa. "Anggap aja gitu,"

