“Mbak, aku pulang duluan ya...” “Rein, mbak duluan ya...” “Iya, hati-hati.” Yang tadinya mereka ramai-ramai, kini hanya tinggal Reina sendiri. Semuanya sudah pulang dengan kendaraan masing-masing sedangkan Reina masih di depan toko, hendak memesan ojek online karena hari ini dirinya tak bawa kendaraan. Kenapa tak bersama Bara? Huh! Reina sih awalnya berharap begitu. Tapi, sore tadi Bara pulang lebih dulu. Alasannya, entah apa Reina tak tahu. Yang jelas, Bara mengatakan kalau bukan alasan urgent lelaki itu tak mungkin meninggalkannya. Dan, Reina bisa apa? Masa iya dia melarang Bara untuk pergi? Jadi, dia mengiyakan saja. “Ini masa gak ada satupun sih yang mau terima orderan gue?” gumam Reina, dia mulai melangkahkan kakinya menelusuri trotoar. Ya, setidaknya siapa tahu dia bisa mene

