BAGIAN LIMA PULUH “kamu harus lebih bijak lagi dalam nentuin sesuatu, atau pun mendengar sesuatu. Jangan asal gegabah mutusin segala hal. Ini pastinya udah dibahas diangkatan kamu, kamu yang lebih paham ibu sebagai orang tua hanya akan menjadi wasit buat kamu.” Nasihat ibunya Iqbaal “iyah Iqbaal usahain bu, lagian Iqbaal juga belum dengar penjelasan Silvia jadi Iqbaal usahain buat dengerin dulu penjelasan dia baru habis itu Iqbaal bisa ambil keputusan.” Jelas Iqbaal sambil menatap lurus ke depan. “ayah….” Panggil Devano yang baru saja masuk dari luar, dan langsung berhambur ke pelukan Iqbaal. “uh anak ayah,” peluk Iqbaal pada Devano “ayah kok baru pulang?” “iyah ayah ada kerjaan lembur jadi pulangnya telat. Hehe” jawab Iqbaal disertai cengiran di akhir kalimatnya agar sang anak

