BAGIAN TIGA PULUH SATU Bayangan perempuan di luar sana tentang pria yang berseragam loreng hijau itu memang indah. Gagah, tampan, kekar, dan tentunya penyayang. Tugas negara saja yang mempertaruhkan nyawa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab apalagi menjaga wanitanya. Tapi mereka lupa perihal perjuangan berat yang menanti kala pasangan mereka pergi bertugas, entah yang kembali itu masih dengan nafas yang berhembus atau bahkan sudah tidak bernafas dan yang terpedih asalah ketika ia pulang hanya tinggal nama saja tanpa jasadnya. “Kondisinya masih kritis bu,” ucap salah seorang dokter yang merawat Iqbaal. “ya Allah,” ibunya Iqbaal cukup dibuat panik sejak Iqbaal dinyatakan kritis oleh dokter, sudah tiga hari Iqbaal terbaring lemah tidak berdaya dengan banyak peralatan yang menempel dib

