BAGIAN EMPAT PULUH TIGA Olivia baru saja tiba dirumahnya saat ada panggilan masuk ke dalam ponselnya. Nomor tanpa nama berdering disana. Olivia yang sudah biasa menerima panggilan tanpa nama dengan cepat mengangkatnya. “hallo,” sapa seseorang itu terlebih dahulu. “iyah hallo, ada yang bisa saya bantu?” tanya Olivia langsung dengan ramah. “ehh ini benar dengan saudari Olivia?” “iyah saya sendiri,” “perkenalkan saya Rendy,” ucap seseorang itu memperkenalkan namanya. “Rendy? Rendy siapa ya?” kening Olivia berkerut setahunya ia tidak memiliki teman bernama Rendy. “Temannya Iqbaal,” ucap Rendy padahal ia dan Iqbaal baru dua kali bertemu dan pertemuan itu pun tidak seperti pertemuan antar teman. “ohhh iyah, ada keperluan apa?” tanya Olivia lagi “ada sesuatu yang saya mau bicarakan, t

