# Jenny keluar dari mobil yang sudah separuh penyok dan berusaha menarik pintu belakang mobil yang sudah sulit dibuka. Bersamaan dengan itu seseorang meluncur cepat dan membantu Jenny membuka pintu belakang yang sedikit terjepit. Itu Hansel! Jenny hanya bisa terpana, ia mengenali mobil putih yang dikendarai Hansel sebagai mobil yang sejak tadi mengikuti mereka. "Kinan! Kinan!" Hansel menyusupkan badan besarnya dengan paksa ke pintu belakang yang tidak bisa sepenuhnya terbuka dan menepuk-nepuk pelan pipi Karen. Karen meringkuk di kursi belakang dengan berpegangan erat pada sandaran. Mulutnya bergumam tidak jelas. "Telpon unit darurat! Sekarang!" Perintah Hansel pada Jenny yang sempat mematung. Jenny segera meraba ponsel di saku bajunya dan menekan nomor gawat darurat. Hansel kembal

