Bab 61 : The Time Is Come 3

958 Words

"Hal terburuk dari pengkhianatan itu sendiri adalah terkadang itu tidak datang dari musuhmu, melainkan dari orang yang berada paling dekat denganmu." # Rheina menarik kopernya dan melangkah hendak menuju ke kamarnya saat kemudian ia mendengar suara dari ruang kerja ayahnya yang pintunya tidak tertutup rapat. Seorang pembantu melihatnya. "Nona anda sudah pulang....." Kalimat pelayan itu terhenti saat Rheina meletakkan jari telunjuknya di bibir dan memberi isyarat agar pelayan itu pergi. Diam-diam ia kembali mendekatkan telinganya ke celah di antara daun pintu. "Dia kehilangan anaknya dan hampir merengang nyawa karena perbuatanmu! Kau sudah gila Sita! Kau dan Rheina benar-benar sudah gila!" Rheina mengerutkan dahinya, ada yg tahu apa yang telah ia dan ibunya lakukan? Suara pria ini t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD