Bab 86 : Jalan Terbaik 2

1296 Words

# Rosa menghapus air matanya. Dia langsung melesat ke RS begitu mendengar apa yang terjadi kepada Karen. "Kau tidak apa-apa? Minum ini, kau kurang istirahat sejak apa yang terjadi pada Rheina, kalau kau tidak menjaga kondisimu dengan baik, kau akan menyusul Rheina dan Kinan menginap di ruang rawat RS." Ucap Arnetta. Ia mengangsurkan s**u kotak ke arah Rosa. Rosa menggeleng pelan. "Tidak lapar." Ucapnya. Rosa masih sangat shock. Kemarin Rheina dan kini Karen. Ia merasa satu-persatu anggota keluarganya mengalami kemalangan yang tidak bisa ditanggung lagi. Awalnya Oma, lalu ayahnya, sekarang kedua kakaknya juga berada di RS. Rosa bahkan tidak tahu apakah ia akan mengharapkan ibunya berada disini sekedar untuk membuat perasaannya lebih tenang. Ia khawatir dan ketakutan. Arnetta tidak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD