78

2008 Words

“Daniella, kau menusuk mataku!!” teriak Jade sambil menepiskan tangan Daniella dari wajahnya. “Makanya pejamkan matamu dan jangan bergerak-gerak!” bentak Daniella sambil kembali meraih wajah Jade. “Sudah kubilang aku tidak membutuhkan ini!” Jade melotot tetapi hal itu tidak membuat Daniella  gentar sedikitpun dan malah balas melotot padanya. “Kau harus terlihat sangat cantik sehingga jalang itu akan menelan lidahnya sendiri saat melihatmu. Semua orang menantikan hari ini, kau tahu? Mereka ingin tahu seperti apa gadis yang Dylan cintai dan kau tidak mungkin muncul di muka publik dengan dandanan gotik-mu itu!” Jade ingin membantah, tetapi dia tahu jika apa yang Daniella katakan memang benar adanya. Ia tidak mungkin muncul dalam konferensi pers ini dengan dandanan seadanya karena itu hany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD