Pagi itu, Dylan bangun dengan perasaan muram yang memang selalu menggelayutinya selama kurang lebih dua minggu terakhir ini. Dan apa yang membuatnya muram tentu saja adalah karena ia terbangun sendirian di ranjangnya yang besar dan dingin. Nyaris terasa seperti dulu.Nyaris karena pada kenyataannya, ia memiliki seorang kekasih. Kekasih yang masih belum menemukan keberanian untuk bicara pada neneknya bahwa ia harus pindah. Apa yang ingin Dylan lakukan ketika mereka pertama kali tiba di kota ini adalah, selain tentu saja mengumumkan hubungannya dengan Jade di depan Sofia, mengajak Jade untuk kembali pulang ke rumahnya. Mereka bisa tinggal bersama lagi dan tidur di satu kamar yang sama seperti yang mereka lakukan selama berada di Inggris. Terbiasa memiliki Jade di pelukannya setiap malam da

