"Will you marry me?" Rafael berbicara tepat didekat telinga Via. Via pun beralih menggenggam tangan Rafael. Ia masih bingung mau manjawab apa. Dirinya masih syok mendengar ungkapan Rafael, dan ia tak menyangka Rafael akan melamarnya secepat ini. "Hmm... Mas, bisa kasih aku waktu?" Tanya Via dengan pelan. Ya Rafael sudah mempersiapkan diri untuk ini. Mungkin Via masih syok karna ia melamarnya begitu cepat. Bahkan mereka baru menjalin hubungan belum lama ini. Meskipun Rafael merasa sedikit kecewa, tapi ia paham akan keadaan Via. Ia pun menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Via. "Jika aku memintamu untuk memberikan jawabannya besok, apakah kamu bisa?" Tanya Rafael. Ia masih memeluk Via, ia begitu nyaman berada didekat Via. Rasanya ia tak ingin melepaskan pelukannya. Via pun ju

