"Aku gak kangen sama kamu," ucap Via sambil terkekeh. Lelaki itu pun mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Via. "Gak adil banget sih, masak aku terus yang kangen sama kamu." Via mendongak melihat wajah tampan didepannya ini. "Lucu banget sih kalau lagi ngambek. Mirip Farel sama Sean." Ia mencubit hidungnya dengan gemas. "Hmm aku kan Daddy-nya mereka." Via pun senyum melihat tingkah Rafael yang seperti anak kecil. "Ngapain kamu senyum-senyum terus?" "Emangnya aku gak boleh senyum ya?" "Jangan pernah kamu berpikir aku ngelarang kamu buat tersenyum, karna gak mungkin aku ngelarang hal yang membuat aku suka. Aku suka senyum kamu," ucap Rafael tepat dihadapan Via. Tubuh Via membeku sesaat karna wajah Rafael sangat dekat dengan wajahnya. Apalagi ucapan Rafael mampu membuat jantung Via

