Bab 16 Pujian Pertama untuk Ajeng Adam pulang ke rumah karena sudah mempersiapkan pengumuman untuk keluarganya. Minggu pagi ketika mereka sedang sarapan di meja makan, Adam pun mengatakan keputusannya. "Aku akan pindah ke apartemen." "Apa?" tanya Mama kaget. Tidak bisa ia bayangkan bagaimana jadinya rumah mereka setelah kehilangan satu penghuninya lagi. "Kenapa, Dam? Kamu marah sama Mama karena udah kenalin kamu sama Ria?" Sambil memakan roti isi telurnya, Adam pun menggeleng. "Pantas kamu sering ngilang beberapa hari ini," ujar Papa, tidak banyak berkomentar. "Adam!" seru Mama membuat Adam menatapnya lagi. "Kamu marah ke Mama?" "Enggak, Ma," jawabnya singkat, padat, dan jelas. "Aku cuma mau lebih mandiri." "Dari dulu kamu emang udah mandiri. Mama tahu itu. Tapi masa kamu harus pin

