Like Father Like Son [Bagian 1]

1324 Words

Mesin motor yang Ajeng tumpangi akhirnya berhenti di depan rumah yang cukup besar. Dari rumahnya saja bisa diketahui jika sang pemilik bukanlah berasal dari keluarga sederhana, apalagi miskin. Perlahan Ajeng turun dari motor milik Iham lalu melepaskan helm yang dipakainya. Benda pengamanan untuk pengendara motor itu pun ia angsurkan pada Iham. Iham menerimanya dan menaruh di atas spion motor miliknya. Tak lupa ia membuka helm yang dipakainya juga. “Mas Adam ada di dalam juga, Mas?” tanya Ajeng sebelum mereka mulai melangkah masuk. “Nggak tahu, tapi mungkin Mas Adam nggak ada. Mas Adam keliatannya sibuk sampai membalas pesanku atau Mama saja tidak sempat.” Ajeng langsung terdiam setelah mendengar perkataan Iham. “Iya, Mas, mungkin Mas Adam sibuk.” Iham tersenyum lalu mengajak Ajeng m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD