Menjadi Pacar Bohongan

1090 Words

Adam berdiam di dalam kafe Adgaf meskipun Ajeng tak mempedulikannya. Meskipun tak dipedulikan, Adam menyibukkan dirinya dengan membuka koran online Indonesia. Ia menyibukkan diri agar tidak mengingat masalah yang baru ia buat. Laki-laki itu juga bahkan tak peduli dengan panggilan masuk dari ibunya. Adam tak ingin bicara saat ini. Lagi pula Adam merasa sudah dewasa, segala keputusan berada di tangannya. Adam tak peduli jika kelakuannya merugikan orang di sekitarnya. Sepanjang duduk di kafe, Adam sudah memesan 3 cangkir kopi. Dengan kafein yang masuk ke mulutnya, Adam makin terjaga. Matanya menatap sekitarnya, sekali kali tak mempedulikan juga. Saat kafe makin sepi, Adam melihat ke arah Ajeng yang menghampirinya sambil membawa tas selempang yang biasa ia pakai. "Mas Adam," panggil Aje

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD